The Black Chapter of Life – end of life story—

Bandung 8 Januari 2008 - 18:55 WIB Tubagus Ismail V

 

I considered this post content would be private though maybe some of you have read it.

 
Dimas

Bandung 8 Januari 2008 - 21:55 WIB Tubagus Ismail V

edited: June,12 2008 6:19 PM at PBC

 --- end of my life story --

                            

Four Life-threatening-accident

Bandung, 27 September 2007

Bismillahirrahmanirrahim,

Saat ini aq ingin berbagi cerita tentang diriku, rehat dulu dari permasalahan dunia ^.^’……. , tapi kalo bisa aq ingin mengaitkannya.

Selama hidupku, sampai saat ini,ada beberapa kejadian atau bisa dikatakan suatu accident  yang sangat unik, lucu, tapi bisa dikatakan sempat mengancam nyawaku, aq sendiri tidak tahu bagaimana aq bisa selamat saat itu.

 

Scene 1 : Falling Down from the 2nd floor

Ya, ^.^’ kejadian ini sangat lucu dan bisa dikatakan karena kebodohanku saat itu karena terlalu ceroboh. Kejadian ini berlangsung ketika aq masih kurang dari seumuran TK, lupa umur berapa. Seperti biasa, aq sering bermain mobil-mobilan, hula hop (saat itu lagi ngetrend) di lantai 2 rumahku, bukan rumah orangtuaku (sekarang dikontrakkan :p).  Di lantai itu aq bisa melihat keluar, melihat pemandangan sekitar rumah orangtua ku, melihat anak-anak lain bermain engkle (mainan jawa), lompat tali, kelereng, sampai ibu-ibu ngegosip. Terkadang kalo aq bosan bermain, aq selalu melihat mereka bermain. Nah, pada hari apa itu aq lupa, biasanya aq bermain mobil-mobilan selalu aq arahkan ke tembok dalam, tembok yang mengarah ke dinding (atau kamar ya ?) pokoknya berlawanan arah dari tangga untuk naik ke lantai dua, entah bagaimana aq terlalu asyik bermain dan meluncurkan mobilku ke segala arah (ha7x… saat itu sangat menyenangkan sekali), dan tanpa sadar saking asyiknya aq mengarahkan mobilku tadi ke arah tangga. Ketika mobil tadi telah meluncur, secara refleks aq langsung tersadar bahwa mobil itu pasti jatuh ke bawah, dan kalo jatuh dari ketinggian seperti itu bisa dipastikan mobilku tadi rusak dan aq tidak bisa menikmati keasyikan bermain dengan mainanku itu. Tanpa memikirkan resiko dan hal lainnya, yang ada dalam pikiranku saat itu hanya menyelamatkan mobilku, aq langsung berlari menerjang mengejar mobilku, tapi yaa… namanya anak kecil kecepatan berlari masih jauh lebih lambat daripada laju mobilku tadi. Dan ketika aq telah berada di ujung anak tangga paling atas dan tubuhku telah terjungkal ke bawah, aq baru sadar kalo aq berada di lantai 2. Seketika itu pula aq jatuh terguling dari setiap  anak tangga hingga sampai anak tangga paling bawah. Aq masih ingat ketika terguling, kepalaku membentur anak-anak tangga itu, entah berapa kali aq tidak ingat kejadiannya begitu cepat. Oya, saat kejadian itu berlangsung keadaan rumah sedang sepi, ibuku tengah menyapu halaman yang penuh dengan daun. Ketika kepalaku membentur setiap anak tangga itu, aq tidak tahu harus melakukan apa, hanya pasrah hingga anak tangga itu habis mungkin kepalaku telah bocor banyak mencucurkan darah dan tiap tubuhku dikelilingi luka-luka dan goresan karena ujung anak tangga yang lancip dengan keramiknya agak mencuat ke depan. Namun, ternyata tidak, saat itu tubuhku tidak tergores dan kepalaku masih utuh tidak mencucurkan darah sedikitpun, yaa… muncul benjolan pasti karena di akhir anak tangga benturannya sangat keras. Dan biasalah anak kecil, aq serentak menangis …… ^.^ (jadi malu). Dan seketika itu pula ibuku datang menghampiri dan menanyakan kondisiku sambil memeriksa seluruh tubuhku. Ibuku pun heran ketika mendengar ceritaku tadi kondisi tubuhku masih baik-baik saja, hanya luka-luka ringan saja. Kalo orang dewasa resiko lebih kecil, karena tulang mereka telah keras dan kuat. Meskipun demikian, kejadian itu membawaku ke ruang operasi 9 tahun kemudian, operasi yang tidak akan pernah aq lupakan seumur hidup…….. Tetapi, aq masih bersyukur saat itu aq masih hidup, masih bisa memainkan mobil-mobilanku he7x….. :p Terima kasih, Ya Allah.

 

Scene 2 :  Drowning in the bathing tub

Ha7x…. kejadian ini lebih konyol daripada yang pertama. Kejadian ini berlangsung kalo tidak salah ketika aq  telah duduk dibangku SD kelas 1,saat pertama kali kami pindah rumah. Sore itu, aq berniat untuk mandi, ya aq mendapat giliran pertama, karena aq yang paling kecil <_< …. . Nah yang melatarbelakangi insiden ini terjadi hampir sama dengan cerita pertama, mengejar mainanku >:) . Aq masih ingat saat itu film Airwolf sedang popular, dan belilah aq mainan helikopter (dari mobil ke helikopter :p). Mainan itu ikut aq bawa ke kamar mandi, bermain-main di kamar mandi karena kesal mendapat giliran mandi pertama ^.^. Sampailah aq di dalam kamar mandi memainkan helikopterku itu. Oya saat itu bak mandi lebih tinggi daripada aq. Nah aq mainkan tuh helikopter diatas air yang ada di bak mandi sambil agak jinjit dikit, dan entah kenapa tiba-tiba tanganku selip dan helikopter itupun terjatuh masuk air. Karena aq pecinta mainan <_< ,aq kejarlah tuh helikopter supaya tidak tercelup terlalu lama. Dan aq pun naik dengan susah payah berusaha menggapai Airwolf-ku yang tercelup. Kemudian berikutnya kakiku yang selip (saking bodohnya <_<), dan jatuhlah tubuhku ke dalam bak mandi yang sedang terisi. Air di bak mandi saat itu hampir penuh, dan yang jelas seluruh tubuhku habis tenggelam ke dalam air. Saat itu yang ada di depan mataku hanya air. Aq pun berusaha sekuat tenaga untuk keluar,namun apa daya tubuhku yang masih terlalu kecil, aq hanya dapat mempertahankan nafas saja. Disaat genting seperti itu, pikiran menjadi kacau, tidak tahu harus apa. Selama lima menit aq tenggelam di dalam kamar mandi sambil berusaha mencari-cari udara dengan segala cara.Saat itu aq telah berpikir bahwa aq akan mati tenggelam. Nah,saat itu kondisi rumah juga lagi sepi, tetapi saat itu ibuku lagi masak , kakakku masih sekolah dan ayahku lagi menikmati tidurnya T_T . Saat itu aq berteriak-teriak minta tolong, tapi mereka mendengar seakan-akan diriku lagi asyik bermain dengan helikopterku <_<.  Bantuan datang ketika ibuku telah selesai masak dan melihat diriku karena curiga terlalu lama di kamar mandi. Dan akhirnya aq pun tertolong T_T ……… dengan kondisi terburuk (bayangkan sendiri). Seandainya aq lebih lama terendam, tidak tahu apakah aq bisa menulis ini. Ya, kejadian ini sedikit membuatku trauma apabila berendam di dalam kolam renang (apa mungkin ini alasan aq tidak pernah bisa berenang,ya?  ><).

 

Scene 3 : Herder threat

Kejadian ini lebih bodoh daripada 2 cerita diatas. Singkat saja, saat itu aq lagi bersepeda dengan sepupuku, kalo ga salah setelah dari toko kelontong. Saat itu, aq kalo ga salah juga masih SD kelas 3. Pada perjalanan pulang, tersebut, kami bersepeda dengan santai. Tapi, entah kenapa dapat setan darimana <_<, aq mengajak sepupuku balapan untuk mencapai rumah paling cepat. Tapi saat itu sepupuku menolak untuk balapan dengan diriku, aq nya cuek, emang dasar saat itu aq masih bandel >:) , ku tancap saja sepedaku dengan kencang. Hingga sampai belokan pertama yang mengelilingi lapangan bola, aq ingin mengerem , tetapi ternyata remku blong. Dan akhirku, aq pun jatuh dan masuk ke dalam selokan kecil, tubuhku tertindih dengan sepedaku. Nah,ketika aq mengebut, ada anjing Herder yang mengejar yang membuatku semakin bingung saat mau melakukan belokan (anehnya koq dilepas secara liar <_<). Saat aq masih di selokan berusaha menyelamatkan diri, herder itu menerjang dengan cepat ke arah ku dengan insting hewannya menganggap diriku sebagai mangsanya. Semakin dekat dia, semakin panik pula diriku,alhasil tubuhku semakin tertindih sepeda. Saat itu,aq tidak bisa berpikir hanya pasrah merelakan tubuhku dikoyak dicabik-cabik oleh herder tadi, Ketika herder tadi sangat dekat, semua masa laluku terlintas semua, seakan aq tidak akan selamat lagi, termasuk dua kejadian diatas, aq berpikir “Mungkin saat ini aq tidak akan selamat”. Oya,saat scene ini terjadi sepupuku masih tertinggal jauh, dan lingkungan sekitarku lagi sepi, tah kemana orang-orang perginya. Ketika herder itu telah sampai kurang lebih 1 meter dariku, aq menutup mataku ….. benar-benar pasrah bahwa aq akan “pergi”……….. to be continued >:) coba tebak bagaimana aq bisa selamat ???

 

Scene 4 : Dramatic Car Accident

Kalo kejadian ini lebih bisa dikatakan aq sangat hampir menghilangkan nyawa 2 orang yang tak kukenal.Wew …. Untung saat itu aq punya reflex yang bagus. Kejadian ini berlangsung saat aq telah SMU. Saat itu seperti biasa aq berangkat ke sekolah menyetir mobilku, tetapi aq tidak lewat jalur tengah, jalur utama yang sangat padat dan terkenal macet apalagi uda agak siangan dikit (jalur yang paling kubenci <_<). Aq lewat jalur yang agak tidak padat. Lalu lintas berjalan seperti biasa, dan seperti biasa aq menyalakan musik sembari menyetir (apa sama sarapan juga ya saat itu ??). Ya terkadang aq membawa piring makanan pagiku ke dalam mobil, makan sambil menyetir,he7x…. ^.^’. Semua berjalan seperti biasa, hingga aq sampai di pertigaan Jl. Gubeng Kertajaya. Saat itu di depanku ada mobil….setipe APV gitu rada gede menyamping bodinya. Nah dari sisi kananku, ada sepeda motor yang ngebut menyalip mobilku, kemudian memotong ke kiri menyalip mobil APV tadi dari sebelah kiri. Bersamaan ketika itu, ada sepeda ontel (apa ya bhs Indonesianya ? :p) yang hendak menyeberang dari arah yang lain mendahului mobil APV dari sisi kanan. Nah pas tepat ketika APV itu mengganti haluan ke kanan dengan maksud memberi jalan kepada sepeda ontel, terjadinya tabrakan antara sepeda motor yang mendahului dari kiri dan sepeda ontel dari sisi kanan. Kecelakaan itu terjadi, ketika aq telah tepat di belakang APV dan dengan kecepatan yaaa… bisa dikatakan cukup ngebut :p , sekitar 80 km/jam. Tabrakan tadi membuat keduanya terpelanting jatuh ke aspal dan ada yang tertindih kendaraannya. Saat itu jarak antara tempat tabrakan dan mobilku sekitar hanya 3 meter saja !!!! .  Namun, ketika kedua kendaraan tadi mendahului APV dari masing-masing arahnya aq bisa menebak bahwa pasti terjadi tabrakan, tapi aq tidak mempercayai instingku itu.  Akhirnya, saat keduanya terjatuh dan mobilku hanya berjarak 3 meter dari tempat kejadian, aq tidak bisa berpikir apapun, tapi hatiku menyuruh untuk mengerem sampai habis hingga mobil yang kukendarai benar-benar berhenti dan tidak mencelakai mereka. Saat itu yang ada dalam hatiku hanyalah nyawa mereka, aq benar benar tidak memikirkan tentang risiko yang terjadi padaku ketika melakukan pengereman seperti itu. Bayangkan 80 km/jam dengan jarak 3 meter  menjadi 0 km/jam. Alhamdulillah saat itu, aq dapat berhenti tepat ketika ban mobilku hampir melindas bagian tubuh mereka. Sayangnya, setelah aq berhasil menghentikan laju mobilku dan bersyukur tidak sampai mencelakai mereka, sebuah panther putih dengan laju lebih cepat dari laju mobilku saat itu tidak sempat melakukan pengereman ekstrem seperti yang aq lakukan. Alhasil, hancurlah bagian belakang mobilku, dan aq bahkan sempat terdorong dari tempat dudukku hampir mengenai setir, untung saat itu memakai sabuk pengaman ^.^’. Kalo tidak, mungkin saat itu aq  …… Yaa sungguh aneh memang, tabrakan antara mereka tidak memberikan luka apa-apa, sedangkan pada diriku yang bahkan tidak pernah terlibat justru mengalami luka yang berat <_< ….. Tetapi, meskipun demikian aq masih bisa tersenyum setidaknya mereka tidak sampai aq celakai dan mampu meneruskan perjalanan dan aktivitas hidup mereka.  Saat itu jika Allah tidak menggerakkan hati dan kakiku untuk menghentikan mobilku aq tidak tahu apa yang akan terjadi….

 

Dari keempat kejadian diatas, aq dapat mengambil hikmah bahwa saat itu aq tidak lagi beruntung sehingga masih bisa tetap hidup sampai saat ini. Semua ini adalah kehendak Allah yang menginginkan aq untuk tetap hidup. Tetapi, mengapa Allah menginginkan aq tetap hidup ? Sampai saat ini aq masih mencari alasan itu,terlepas dari alasan utamaku seperti yang tercantum di dalam Al-Qur’an yang memerintahkan setiap muslim untuk beribadah. Alasan kenapa aq tetap hidup dan menjalani setiap aktivitasku….. Sedangkan sampai saat ini aq masih belum dapat memberikan sesuatu yang berarti bagi lingkungan sekitarku.

Selalu ada alasan kenapa seseorang itu ada dan kenapa seseorang itu masih ada. ……

Selalu ada alasan kenapa kita kenal seseorang dan kenapa orang itu kenal dengan kita …….

Pikirkanlah …… tidaklah setiap orang di dunia ini ada hanya untuk sia-sia dan bahan olokan belaka. Walau bagaimanapun mereka.

New wind to fly my wing

Bandung, 13 Agustus 2007

Hari ini adalah awal dari semester baru perkuliahan. Semua berawal dari nol lagi, segala pengalaman hidup yang kudapatkan pada semester lalu semoga dapat membuat ku lebih berhati hati dalam melangkahkan kaki ke depan.

Semester baru , bagiku selalu menjadi babak baru untuk menyulam kesalahan kesalahan pada semester yang lalu. Semester baru, bagiku merupakan angin yang dapat membawa harapan baru bagi diriku. Angin yang dapat menerbangkanku lebih tinggi ataupun membawaku menukik ke bawah. Semester baru, bagiku adalah awal perjuangan bagi diriku menjadi lebih baik, menjadi seseorang yang lebih berguna, seseorang yang telah mengalami perubahan dan berharap dapat memberikan perubahan lebih baik.

Tetes keringat yang bercucuran, semangat hidup yang tiada henti, nafas yang aq sambung detik demi detik, goresan luka yang terukir di hatiku, kepercayaan kepada orang tua yang tiada henti, lelah dan peluh yang melingkar dalam tubuhku, semua yang kudapatkan pada semester lalu merupakan suatu pelajaran berharga  dalam sepanjang hidupku. Mungkin jika insiden itu tidak terjadi, aq akan menjadi seseorang yang berbeda, seseorang yang termakan oleh materi dunia, seseorang yang paling aq benci di dunia ini. Namun, aq senang semuanya telah berakhir, dan aq telah kembali menjadi diriku lagi. Mataku telah kembali terbuka setelah 2 tahun terakhir ini …….

Senang rasanya telah bebas menjadi seorang aq …….

walaupun .....

Okay, mari kita buat semester baru ini semester yang menyenangkan. Semester yang lebih baik dari sebelumnya.  Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirahim, aq langkahkan kaki ini pada semester baru ……

 

NEVER GIVE UP !!!!

Go !! Go!!

F I G H T !!!!! ...... ON !!!!

Letter for the one who called M.A

Surabaya,4 July 2007

Saat itu tidak sengaja ketika browsing di internet, aq membuka sebuah weblog seseorang. Aq melihat sebuah post yang sangat mengejutkan. Yaa.. mungkin tidak terlalu mengejutkan juga.Saat itu aq tidak sempat membaca keseluruhan karena waktu itu selain aq sedang melaksanakan kerja praktek, koneksi internet juga kurang cepat.

Entah aq percaya atau tidak ketika membaca cerita itu, namun satu hal yang pasti ketika cerita tersebut membuat aq menjadi marah, sedih, dan iri. Sebelum aq lanjutkan, untuk yang mudah tersinggung atau mempunyai perasaan yang peka aq harapkan tidak melanjutkan untuk membaca tulisan ini.Aq tau kalo aq sangat jarang mengisi blog ku bahkan ketika aq mengisi, cerita yang termuat tidak bermutu. Namun, kali ini aq ingin menyampaikan perasaan ku tentang cerita yang aq baca itu. Dan untuk yang merasa cerita ini berkaitan dengan dirinya, aq mohon maaf dan minta ijin untuk sedikit mengutipnya…

Okay, inti dari cerita itu adalah seorang sahabat, saudara,atau apalah yang aq sendiri tidak tahu karena tidak sempat membaca keseluruhan, yang suka (menurut cerita itu) berpura-pura dirinya mati. Dan tanpa sebab dia kemudian muncul dan menghubungi sahabatnya dan bercerita tah apa aq tidak tahu.

Yang membuat aq marah disini adalah kenapa dia berpura-pura mati dan tiba-tiba menghubungi dan bercerita lepas tanpa ada rasa bersalah. Kau tahu tidak kematian seseorang yang sangat berharga bagi dirimu dapat sangat mempengaruhi dirimu. Apakah kau sangat putus asa sehingga sangat ingin untuk mati ?

APAKAH KAU TAHU BAGAIMANA PERASAAN SESEORANG YANG KEHILANGAN SAHABAT ?

APAKAH KAU TAHU BAGAIMANA PERASAAN SESEORANG YANG SANGAT TIDAK INGIN KEHILANGAN SAHABATNYA ?

DAN….

APAKAH KAU TAHU BAGAIMANA PERASAAN SESEORANG YANG SELALU BERMIMPI BERTEMU DENGAN SAHABATNYA YANG TELAH HILANG DAN MENGHARAPKAN MIMPI ITU ADALAH KENYATAAN ?

APAKAH KAU TAHU BAGAIMANA PENYESALAN SESEORANG YANG TELAH KEHILANGAN SAHABATNYA ?

Aq pikir kau tidak akan pernah tahu bagaimana perasaan itu …….

Cerita itu membuat aq sedih karena aq tidak mungkin mengharapkan cerita itu terjadi padaku. Aq tidak mungkin menunggu teleponku berdering dan mendengar suaranya lagi, mendengarkan candanya lagi, mendengarkan ajakannya untuk bermain bola walau alasan kita adalah berangkat untuk kursus….. ataupun bekerjasama di saat ujian …..

Kuharap dengan surat ini kau akan mengerti dan tidak bermain-main dengan perasaan sahabatmu …..

- Initial SN-

Unpredictable harder than uncertainty ....

Ternyata memang di dalam hidupku tidak ada hal yang menyenangkan _|¯|O" ....
Bagaimanapun aq berusaha tampaknya tidak sesuatu yang berubah, bahkan semuanya berbalik menjadi sesuatu yang tidak aq harapkan ....

Padahal aq telah berjanji akan menuliskan sesuatu yang menyenangkan di dalam blog ini , maaf sepertinya sulit .....

Rabu, 28 Februari 2007

Hari ini adalah mungkin hari dimana emosi mencapai titik mendidih, sementara semangatku  untuk melalui hari esok terperosok kedalam jurang tak bertepi. Aq juga tidak mengapa, padahal aq berusaha menjadi lebih baik, berbuat baik kepada semua orang , namun perilaku mereka membuat diriku menjadi emosi ....
Sesungguhnya aq didalam hidup ini sangat tidak menyukai dendam dan amarah. Namun, aq hanya manusia biasa bukan seorang malaikat, maupun dewa. Jikalau ada di dunia ini aq menyimpan dendam, dendamku kutujukan kepada dua orang . Aq tidak akan menyebut siapa. Namun, aq akan membuktikan bahwa aq akan dapat bangkit. Aq sudah muak dihinakan, aq sudah muak direndahkan. Aq sudah tidak sanggup lagi selalu menahan, dan menyimpan sakit hati ini.  Aq TIDAK akan lagi memberikan senyum  hanya  untuk membuat mereka senang.
Just wait 'til I have power ....    I hope Allah always with me

Namun, di sisi lain ketika emosiku telah mencapai titik tertinggi, begitu banyak tekanan-tekanan yang membuat diriku menjadi semakin melemah dalam berjuang. Seakan tidak ada lagi harapan bagi diriku untuk terus berjuang.....
Meskipun tiap kali aq terjatuh, aq selalu menekadkan optimisme dalam hidup. Namun tekanan itu terlalu besar. Ombak dan badai yang menerpaku lebih besar dari yang kuperkirakan. Aq tidak berharap seperti ini. Padahal aq masih mahasiswa

Sesuatu yang tidak terduga lebih sulit dihadapi ......

Time 2 fly .....

Okay ....

Mulai sekarang tidak ada lagi kesedihan dan curhat hati ....
Chapter kelabu telah selesai...

Mulai sekarang mari kita tulis hal-hal yang menyenangkan !!!

(^.^)/ GUNBATTE !!!!!!

New chapter coming soon .....

Crying freeman . . . .

Januari 06 2007 08:58 PM

 

. . . . . . . . . .

 

Benarkah diriku adalah seseorang yang sombong ?

Benarkah diriku seburuk itu ?

 

Jikalau memang karena semua yang ada pada diriku membuatku demikian, aq rela untuk melepaskan semua itu

Jikalau memang aq seburuk itu, aq berharap dapat menjadi sebuah robot yang dapat diprogram. Aq akan mereset semua perilaku ku .. . .

 

Bagi diriku dapat menjalani hidup sederhana, apa adanya, menjadi diriku sebenarnya adalah cukup. Dapat makan, minum, kuliah,dan tidur cukuplah bagi diriku. Tidak ada tuntutan lebih dalam hidupku….

 

Meskipun aq senang menyendiri, namun aq benci dalam kesendirian.

Namun, jikalau harus demikian, aq akan selalu siap menikmati kesunyian itu.

Akan lebih baik bagi diriku untuk menghilang, daripada hanya bayang-bayangku saja yang tampak.

 

“ Aq hanya ingin hidup yang sederhana yang selalu diwarnai canda tawa dan ketulusan ”

 

Saat kulihat diriku di depan cermin, aq sangat heran.

Kenapa diriku masih dapat tersenyum sementara dalam hatiku tidak dapat lagi tersenyum.

Kenapa diriku masih mempunyai semangat berjuang sementara dalam hatiku aq telah menyerah.

Kenapa diriku . . . .

 

Saat ku bangun dari tidurku, dan menatap sekelilingku semuanya telah berubah.

Semua orang telah berjuang dalam hidupnya masing-masing.

Ha ha ha…^.^ padahal masih teringat bahkan aq masih merasa bahwa baru kemarin aq bersama mereka. Bermain bersama mereka, bersenda gurau dengan mereka. Tertawa dan berduka bersama mereka.

 

 “. . . . . . . . . . . . .

 . . . . . . . . . . . . .  “

 

Sungguh saat ini semuanya telah berubah sementara diriku tidak pernah berubah.

Ketika ku menatap mereka, bercakap dengan mereka, aq bertanya pada diriku dapatkah aq juga berubah seperti mereka ?

Berubah menjadi seseorang yang lebih baik, seseorang yang selalu berguna.

Ya, bahkan sampai saat ini aq tidak pernah bisa mengerjakan sesuatu dengan benar. Apapun yang aq lakukan selalu akan menjadi sesuatu yang bermasalah, sesuatu yang tidak bernilai. Bahkan selama ini aq belum dapat menjadi sahabat yang baik. Bahkan selama ini aq selalu mengecewakan sahabatku.

 

 “Aq ingin dapat bermanfaat bagi semua orang tidak seperti lilin yang melelehkan dirinya sendiri . . . . “

 

Saat itu ketika aq bermain suatu olahraga, bermain bersama dengan teman - teman yang belum pernah aq kenal sebelumnya semuanya terasa menyenangkan. Aq senang karena aq dapat diterima dengan baik. Namun, ketika semua telah berakhir, aq akhirnya menyadari bahwa mereka menerima diriku hanya untuk melengkapi permainan saja. Mereka tidak sepenuhnya menerima diriku. Mereka hanya menerima bayanganku saja. . . .

Begitu pula ketika mereka baik kepadaku. Kebaikan mereka hanya untuk bayanganku saja.

 

“ Sepanjang hidupku aq selalu memberikan senyum dan tawa sepenuhnya dari dalam lubuk hatiku.. . . . . “

 

 

Saat ini, Januari 06 2007 akhir semester ini telah resmi berakhir. Saat ini, aq telah siap untuk menerima apa yang akan terjadi, melepaskan segala apa yang aq dapatkan melalui keajaiban, seandainya keajaiban itu tidak terjadi lagi pada diriku. Ya Allah sesungguhnya hanya karena pertolongan dan keajaiban-Mu lah aq bisa menjadi seperti saat ini, aq selalu memohon kepada-Mu, ya Allah , jangan cabut semua ridho, pertolongan, dan keajaiban-Mu dariku. Ya Allah jikalau memang saat ini tidak terjadi keajaiban dalam diriku, semoga aq dapat mengambil hikmah dari semua yang terjadi.

 

“Ya Allah, sesungguhnya dalam hatiku, aq hanya menangis kepada-Mu ..... “

 

Saat ini adalah klimaks dari segalanya

Saat ini adalah momen titik balik dari segalanya.

Saat ini aq tidak tahu apa yang ingin aq lakukan.

Saat ini aq tidak tahu harus bertindak.

Saat ini aq selalu menantikanmu.

Saat ini aq hanya berharap semua ini hanya mimpi . . . .

 

“ Aq berharap ketika aq terbangun dari tidurku, hatiku dapat tersenyum kembali. Langit kembali cerah tanpa ada rintik hujan mengiringi. . . . “

 

-- man called zero --

No regret life . . . .

Desember 28 2006  9:07 PM

Jika memang aq harus kehilangan segalanya, setidaknya aq telah mempunyai satu hari yang sangat istimewa, satu hari yang berharga dalam hidupku, meskipun hari itu sangat cepat terasa. Aq tidak akan melupakan hari itu seumur hidupku. Terima kasih . . . . . .

Karena setelah ini, aq tidak mungkin mengharapkan hari itu terjadi lagi.

Karena setelah ini, mungkin dia tidak akan mengenali diriku seperti saat ini lagi,

Meskipun hari ini aq dinyatakan baik baik saja, namun masih bahkan semakin kuat gejala itu. Aq tahu bahwa tubuhku masih berjuang untuk melawannya.

Perlahan tapi pasti, terjadi sesuatu dalam tubuhku. Meskipun sebenarnya aq mengharapkan tidak ada yang terjadi. Sebenarnya aq berharap tidak terjadi apa apa pada diriku.

Ya Allah setidaknya berilah aq kekuatan untuk dapat berjuang hingga akhir semester ini. Ya Allah seandainya aq harus kehilangan segalanya, aq rela karena sesungguhnya apa yang ada di dalam diriku hanyalah amanat dari-Mu. Aq minta maaf jika selama ini aq kurang bisa menjaga amanat-Mu. Kawanku, maafkan aq jika terdapat kesalahan sehingga membuat dirimu membenci diriku .

“Sial, kenapa aq begitu  pesimis” –dimas--

“ Ini hanya symptom saja, kau terlalu takut, santai saja. Tidak akan terjadi apa-apa ^.^ Kau harus tetap tersenyum seperti biasa. Tenang saja, tidak akan terjadi apa-apa “ –masykur-- 

“ . . . . . . . . . . . . . “

Elapsed Time

Desember 13 2006 12:03 AM 12:06 AM

 

Dua waktu diatas adalah waktu yang ditunjuk oleh jam yang ada di ruangan kamarku saat ini . . . . .

Semoga apa yang aq tulis ini bukan lagi suatu rangkaian kata yang tidak rasional . . . .

 

Pernahkan kita pikirkan usia bumi ini ??

5000 tahun ? 6000 tahun ? atau mungkin telah berusia puluhan ribu tahun. Bagaimana dengan usia manusia ??

60 tahun ? 45 tahun ?? 63 tahun ?? Atau mungkin ada diantara kita yang mungkin hanya berusia tidak sampai 30 tahun

 

Hal ini sempat terpikirkan olehku betapa usia kita, usia manusia sangat amat pendek. Usia kita bahkan tidak sampai ¼ usia bumi . .. Kita hanya bagian kecil dari perputaran dunia. Bagaikan seekor semut hidup diatas bumi . .. .

Aq tidak berani membayangkan seperti apa 10.000 tahun kemudian baik terhadap diriku ataupun bumi ini ......

 

Dan juga kita tidak tahu apa yang menanti di depan kita....

Kini aq dapat memahami apa yang sering dikatakan oleh banyak orang, “jikalau bisa segera selesaikanlah urusanmu saat ini juga karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di depan nanti.” Hal ini telah kurasakan dan benar memang bahwa waktu tidak mungkin kembali. Ketika kita menyiakan sedikit waktu kita untuk berdiam, selama itu pula kita akan sibuk dengan diri kita. di waktu nanti

 

Ketika kita sehat, lakukanlah apa yang bisa kau lakukan ketika sehat

Ketika kita masih kuat,lakukanlah hal yang kau bisa dengan kekuatanmu

Ketika kita masih punya waktu, manfaatkanlah waktu itu dengan sebaik-baiknya....

Keitka kita masih punya sahabat, katakanlah kalau kau akan senantiasa menjadi sahabatnya untuk selamanya, walaupun kau tahu kau tidak akan tahu akan seperti apa persahabatanmu .. . ..

 

Diwaktu lain ,saat diriku tergeletak tak berdaya diatas tumpukan rajutan-rajutan benang berisi kapukj itu, kudengarkan lantunan indah serunai ayat suci Quran dengan rintik hujan menggema.....

Saat itu aq benar-benar merasa bahwa diriku tidak ada daya, dan saat itu pula aq merasa bahwa aq telah mendekati waktuku .....

Namun, itu ternyata hanya perasaanku saja. Di saat itu pula rintik gerimis membasahi mataku ikut meriak bersama tangis hujan dari alam

Hingga pagi menjelang tak ada satu detikpun aq rasakan dalam tidurku hatiku tidak menangis....

Menangis karena hanya dapat menikmati serunai itu, tak satupun nada itu sempat aq nyanyikan....

 

Aq ingin dapat menyanyikanya kembali . .

Aq ingin dapat menyerukan kembali....

seperti dulu ......

 -Heart of Zero Man-

New soul new life ... ..

November 2nd,2006

Hari ini aq merasakan  ada yang berbeda dari diriku. Entah menjadi  lebih baik atau tidak, tetapi aq merasa aq dapat menikmati  ruhku , menikmatiku jiwaku  sekarang ini. Pikiranku menjadi lebih jernih lebih masuk akal. Dan juga aq kini dapat berpikir rasional kembali. Entah apa yang telah merasukiku selama ini sehingga aq tidak dapat memikirkan sesuatu dengan benar. Entah tidak tahu kenapa, entah sejak kapan, pikiran dan jiwaku telah kembali ke diriku.....
Aq telah menjadi diriku yang sebenarnya diriku. Aq senang, akhirnya aq bisa terlepas dari belenggu yang melingkupiku. Tapi,aq sendiri tidak tahu belenggu apa itu. Namun aq senang akhirnya aq bisa kembali...

Dunia ini tampak lebih segar,lebih indah.....
Terima kasih semuanya.....
Senang rasanya bisa kembali  ^.^